
Aparatur Indonesia com. Labuhanbatu. Sumut
Lagi lagi manajemen PKS PTPN IV regional II kebun ajamu, tidak mengindahkan keluhan masyarakat desa Meranti paham akibat pipa penyedot air untuk pengolahan kelapa sawit milik PKS PTPN IV regional II kebun ajamu.
Diminta kepada pemerintah kabupaten Labuhan batu agar cepat bertindak tegas, dalam menangani persoalan yang dihadapi masyarakat desa Meranti paham Kecamatan Panai hulu. Diminta kepada DLH (Dinas Lingkungan Hidup) labuhan batu, jangan tinggal diam dalam permasalahan ini sehingga pipa air milik PKS PTPN IV regional II kebun ajamu, tidak mangganggu terhadap kenyamanan masyarakat desa dusun II Meranti paham Kecamatan Panai hulu.
Bahkan pihak perusahaan mengundang masyarakat desa Meranti Paham khususnya dusun II dikantor camat Panai hulu untuk berdiskusi setelah masyarakat menuju kantor camat Panai hulu. Tiba tiba gagal menurut impormasi pihak manajemen PKS PTPN IV regional II, belum ada konfirmasi dengan camat kecamatan panai hulu tentang jadwal diskusi yang di sampaikan kepala dusun II atas perintah Kepala desa meranti paham, kepada warga yang terdampak akibat pipa air yang menyumbat lining paret aliran air warga dusun II Desa meranti paham, sehingga masyarakat merasa kecewa terhadap manajemen PKS PTPN IV regional II kebun ajamu.
Melalui Kepala desa Meranti paham kecamatan Panai hulu bapak SOHADI telah mengusulkan melalui kepala dusun II desa Meranti paham telah mengambil tanda tangan masyarakat yang merasa keberatan tentang pipa air milik PKS PTPN IV regional II yang terdapat didalam Lining air paret masyarakat.
Sekali lagi kami atas nama masyarakat dusun II desa Meranti paham kepada pemerintah Labuhan batu dan Bapak DPRD Labuhan batu. Bapak DLH (Dinas lingkungan hidup) kabupaten Labuhan batu Bapak camat kecamatan Panai hulu, Bapak kepala desa Meranti paham agar cepat menanggapi persoalan ini, 17,07.2026.
Penulis M, NURDIN.
