
AparaturIndonesia.com
Labuhanbatu, kini kembali lagi.praktik Peredaran narkoba jenis sabu.sabu di, Kecamatan Bilah hilir, desa Tanjung Haloban dusun.kampung baru 2 Kabupaten Labuhanbatu diduga kembali marak dan tidak terkendali. Warga setempat mengaku resah dan resah karena aktivitas transaksi barang haram itu disebut sudah berlangsung lama di tengah permukiman.
Lebih mengejutkan, warga menyebut ada sosok yang diduga menjadi pengendali peredaran di wilayah itu dengan samaran.Plok Namun hingga saat ini belum terlihat tindakan nyata dari Polsek Bilah hilir untuk melakukan penyelidikan maupun penindakan.
Sudah marak kali bg di desa Tanjung Haloban dusun,kampung baru 2. Katanya bandarnya yang di sapa Plok. Tapi kok kayak tidak mampu ditindak. Kami warga sudah resah, tidur pun tidak tenang,” ujar salah seorang warga yang meminta namanya dirahasiakan, selasa (5/agustus/2026).
Aktivitas Diduga Hampir Setiap Hari
Menurut pengakuan warga, aktivitas mencurigakan berupa transaksi dan penggunaan narkoba sudah menjadi “pemandangan biasa”. Lokasinya berada tidak jauh dari rumah warga dan jalur yang dilalui anak-anak petani.
Hal ini membuat semua orang khawatir generasi muda di Tanjung Haloban akan terjerumus ke barang haram tersebut.
“Kami takut anak-anak kami terjerumus. Yang beli itu anak muda semua bg. Kalau dibiarkan terus,di Tanjung Haloban bisa jadi sarang peredaran narkoba. Tolonglah bapak Polisi dan bapak TNI segera bertindak,” tegas warga lainnya dengan nada kecewa.
Warga menilai, lambatnya respon aparat membuat para pelaku semakin berani. “Kayak ada pembiaran. Padahal kami sudah lama bisik-bisik ke aparat,” imbuhnya.
Masyarakat Minta Desak Kapolsek Bilah hilir Jangan Ada dugaan Pembiaran
Melihat kondisi yang semakin parah, warga kini mendesak secara terbuka kepada Kapolsek Bilah hilir dan Kapolres Labuhanbatu agar segera melakukan penyelidikan mendalam dan penindakan tegas terhadap dugaan peredaran narkoba di kecamatan.Tanjung Haloban dusun.kmapung nilon pertepatan jualan di kampung baru 2
Warga berharap tidak ada tebang pilih dan tidak ada pembiaran terhadap siapapun yang terlibat, termasuk sosok yang disebut-sebut ,Plok
Jangan tunggu ada korban dulu baru bergerak! Kami minta Bapak Kapolsek Bilah hilir segera perintahkan anggotanya untuk turun, lakukan penyelidikan, dan gerebek lokasi itu. Tangkap bandarnya.yang di sapa plok. Buktikan bahwa hukum masih tajam di kecamatan.bilah hilir,” desak warga.
Warga juga menekankan bahwa pemberantasan narkoba adalah program prioritas Kapolri. Jika di tingkat kecamatan saja tidak direspon, maka akan menurunkan kepercayaan masyarakat terhadap Polri.
Generasi Muda Taruhannya
Tokoh masyarakat setempat juga angkat bicara. Mereka meminta aparat tidak tutup mata karena dampak nya peredaran narkoba sangat luas. Mulai dari rusaknya moral anak muda, meningkatnya aksi kriminalitas, hingga rusaknya tatanan sosial di desa.
“Ini bukan hanya soal narkoba. Ini soal masa depan anak cucu kami di desa Tanjung Haloban. Kalau Polsek Bilah hilir tidak bergerak sekarang, mau tunggu sampai berapa banyak korban?” kata salah satu warga yang tidak mau nama nya di sebut kan.
Menunggu Tindakan Konkret Aparat
Hingga berita ini diterbitkan, redaksi masih berupaya mengkonfirmasi kebenaran informasi tersebut kepada Kapolsek Bilah hilir maupun Kasat Narkoba Polres Labuhanbatu.
Pihak kepolisian diharapkan dapat memberikan keterangan resmi terkait langkah apa yang akan diambil untuk menindaklanjuti keresahan masyarakat di desa.tanjung Haloban dusun kampung nilon
AparaturIndonesia,com. berkomitmen untuk mengawal kasus ini. Kami juga membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi seluas-luasnya kepada pihak-pihak yang keberatan atas pemberitaan ini, sesuai dengan UU No. 40 Tahun 1999 tentang Pers dan Kode Etik Jurnalistik.
Dengan asas praduga tak bersalah, kami berharap aparat dapat bekerja secara profesional, transparan, dan akuntabel untuk mengungkap fakta sebenarnya yang ada di lapangan tersebut
Penulis
Tiem/I.Hrp
