
LABUHANBATU. Aparaturindonesia.com sumut
Berakhirnya Operasi Antik Toba 2026 pada awal Juni lalu membuat warga di kawasan lingkungan Aek riung, kelurahan.sigambal kecamatan, rantau selatan tepatnya lokasi bambu- bambu yang dikenal sebagai “aek riung”,kembali mengamati aktivitas yang dinilai mencurigakan dan diduga berhubungan dengan transaksi peredaran narkoba.
Selama operasi berlangsung, aktivitas serupa sempat mereda drastis dan situasi lingkungan terasa lebih aman. Namun setelah operasi selesai, warga mulai melihat pola gerakan yang sama kembali terlihat. Keluhan ini langsung disampaikan secara tegas pada Selasa(23/6/2026).
“Selama Operasi Antik Toba berjalan, situasi relatif tenang. Sekarang setelah operasi usai, aktivitas yang kami anggap mencurigakan itu muncul lagi. Kami khawatir kondisi ini terus berlanjut jika pengawasan tidak dilakukan secara konsisten,” ujar seorang warga aek riung yang meminta identitasnya dirahasiakan.
Masyarakat menduga aktivitas tersebut kembali berlangsung leluasa dilakukan oleh udin kelewang beserta kroni-kroninya hasan yang selama ini beroperasi di lokasi bambu. Bambu dan belum tersentuh tindakan hukum. Kondisi ini memicu pertanyaan mengenai efektivitas pengawasan pasca-operasi. Masyarakat berharap pemberantasan narkoba tidak hanya bersifat sesaat pada momentum operasi khusus, melainkan berjalan berkelanjutan.
Saat dikonfirmasi oleh media, hasan, sempat terhubung namun tudak dibalas pesan WA : ; upaya menghubungi kembali hingga berita ini diturunkan tidak mendapatkan jawaban.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari pihak kepolisian terutama sat narkoba polres labuhanbatu terkait dugaan aktivitas tersebut. Masyarakat meminta aparat penegak hukum segera turun ke lokasi untuk mengambil tindakan tegas, agar tidak timbul kesan bahwa aktivitas yang diduga terkait narkoba hanya meredup sementara saat operasi berlangsung lalu bangkit kembali sesudahnya.
Sehingga lingkungan. Aek riung kelurahan sigambal sempat tutup saat operasi antik toba,karena dugaan media bandar narkoba yang di sapa udin kelewang sudah dapat ijin dari aparat penegak hukum.”maka berita ini di tayang kan agar lebih berkelanjutan
Penulis.
Tiem
