
Labuhanbatu – Seorang tahanan kasus dugaan narkotika dilaporkan kabur saat dibawa petugas untuk menjalani proses pengambilan sidik jari di Kantor SKCK Polres Labuhanbatu.
Berdasarkan informasi yang diperoleh, tahanan yang disebut-sebut berinisial “Bagol” dan dikenal oleh sebagian warga di kawasan Pendoan, Kecamatan Rantau Utara, semula dibawa oleh petugas pengawal (juper) ke Kantor SKCK. Setelah proses berlangsung dan usai salat Zuhur, tahanan tersebut diduga melepaskan diri ketika borgolnya dibuka, kemudian melarikan diri melalui area belakang masjid yang berada di sekitar lingkungan Satresnarkoba Polres Labuhanbatu, Senin (30/6/2026).
Menurut informasi yang beredar, tahanan tersebut diduga melintasi kawasan Kampung Tempel hingga Pekan Lama. Aparat disebut telah melakukan pencarian, namun hingga berita ini ditulis belum ada informasi resmi mengenai keberadaan yang bersangkutan.
Peristiwa ini menjadi perhatian masyarakat karena tahanan tersebut sebelumnya sempat menjadi perbincangan di wilayah Pendoan. Sementara itu, informasi yang mengaitkan peristiwa ini dengan kasus lain masih memerlukan konfirmasi lebih lanjut dari pihak berwenang.
Hingga saat ini, belum ada keterangan resmi dari Polres Labuhanbatu mengenai kronologi lengkap, penyebab kaburnya tahanan tersebut, maupun langkah-langkah yang telah dilakukan dalam proses pencarian.
Redaksi masih berupaya memperoleh konfirmasi dari pihak kepolisian. Berita ini akan diperbarui apabila telah diperoleh informasi resmi atau perkembangan terbaru.
Penulis
